Senin, 11 Januari 2016

Keindahan Batik Tulis

Motif batik tulis adalah motif batik yang dibuat secara manual oleh manusia dengan menggunakan tangannya dan alat yang disebut canting. Motif batik ini menjadi memiliki nilai seni yang sangat tinggi karena dibuat secara langsung oleh manusia seperti pada lukisan yang dibuat oleh pelukis. Pembuat batik yang sudah ahli dan juga memiliki nama yang terkenal pada umumnya dapat menjual motif batik buatannya dengan harga yang relatif sangat mahal. Keterampilan dan juga rasa seni dari seniman batik tersebut lah yang membuat kesenian batik ini menjadi sangat indah dan juga menawan. Hal ini tentu berbeda dengan kain motif batik yang dibuat dengan bantuan mesin atau batik cap yang dibuat dengan bantuan alat canting cap. Sebuah motif batik tulis yang indah pasti dihasilkan oleh seniman batik yang ahli, memiliki ketelitian yang tinggi dan juga memiliki kesabaran yang sangat baik. Berbagai hal ini memang sangat dibutuhkan dalam membuat motif baju batik yang indah. Keindahan motif batik ini baru dapat tercipta jika sang pencipta motif batik tersebut mencurahkan segala rasa dan juga jiwanya dalam pembuatan motif batik ini. Hal ini lah yang membuat pada masa lalu, seni pembuatan batik ini adalah sebuah seni yang sakral dan memiliki aturan tertentu bagi orang yang akan melakukan dan membuat motif batik. Motif batik tulis memang jika kita perhatikan secara teliti akan terlihat tidak rapi seperti motif batik yang dibuat dengan teknik lain. Hal ini disebabkan adalah karena manusia yang membuatnya dan motif tersebut tidak dapat dibuat dengan bentuk yang sama persis baik dalam hal jarak dan juga dalam hal bentuk motif tersebut. Saat ini seiring dengan bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai seni batik, membuat produk dari batik tulis ini kembali menjadi pilihan tepat bagi mereka yang menginginkan kualitas. Hal ini memang sangat jelas dapat dirasakan perbedaannya antara batik tulis dan kain motif batik yang dibuat dengan cara printing. Keindahan batik tulis tidak dapat disaingi oleh motif batik printing karena waktu akan memberikan jawaban tentang kualitas dari kain tersebut.

Minggu, 03 Januari 2016

Makna Batik Tegal

Batik yang dibuat oleh masyarakat Tegal selain memiliki ragam warna dan juga motif batik yang indah, ternyata seni batik di daerah ini memiliki beberapa jenis motif yang memiliki makna pada gambar motif batik nya. Hal ini dapat kita temukan pada motif batik gurdo yang merupakan motif batik yang menggambarkan berbagai macam panji garuda dan juga kebesaran yang ada pada perjalanan Amangkurat I. Menurut berbagai cerita yang beredar di masyarakat, bentuk panji-panju yang dibawa ini membuat munculnya keinginan untuk membuat motif batik tulis dengan jenis batik tegalan. Motif batik ini memiliki warna yang berjenis terang dan memperlihatkan bentuk dari sayap burung yang ada di panji tersebut yaitu burung garuda. Motif batik lain dari Tegal yang juga memiliki makna adalah motif tapak kebo. Motif batik ini menurut cerita rakyat yang ada merupakan motif batik yang tercipta ketika Amangkurat tinggal di daerah Tegal dan kondisi tanah yang masih sangat gersang sehingga kemudian tanah tersebut diperbaiki dan dibajak oleh kerbau. Ketika hewan tersebut membajak sawah maka akan terlihat bentuk jejak kaki kerbau yang pada akhirnya menjadi sumber dari pembuatan motif baju batik tapak kebo. Motif batik selanjutnya adalah motif batik pipitan yang merupakan motif batik yang dibuat berdasarkan kepercayaan masyarakat tegal bahwa pada saat sawah akan ditanami padi maka akan banyak muncul burung pipitan yang datang dan ingin memakan padi. Motif batik lainnya adalah motif baju batik dapur ngebul. Motif baju batik ini merupakan motif yang menggambarkan masa setelah panen, yaitu ketika beras telah dicuci dan kemudian dimasak di dalam dapur yang kemudian membuat dapur tersebut berasap. Motif batik selanjutnya adalah motif batik gribigan yang merupakan batik yang muncul berdasarkan kehidupan masyarakat yang terjadi setelah panen. Cerita ini memperlihatkan peningkatan dalam taraf hidup masyarakat yang terlihat dengan adanya rumah yang dibuat dari gribig. Cerita ini lah yang kemudian menjadi sumber dari motif batik gribigan. motif baju batik ini memiliki bentuk seperti anyaman bambu yang sangat khas dan dibuat dengan warna yang agak gelap. Motif lainnya adalah motif batik kelabangan. Motif ini menceritakan tentang masa sebelum panen di mana para gadis dari Tegal yang menjelang menikah akan menunggu padi sambil mengepang rambut mereka yang dibentuk menyerupai kelabang. Inilah cerita yang ada dibalik motif batik kelabangan.     

Kamis, 24 Desember 2015

Batik Lesoeng Ponorogo


Motif Batik Lesoeng
Batik Lesoeng adalah salah satu motif baju batik dari Ponorogo. Motif batik ini termasuk dalam gaya batik kontemporer. Baju batik dengan motif batik lesoeng ini mulai dikenal oleh masyarakat luas sekitar lima tahun yang lalu. Motif batik ini memiliki kesan yang menawan dan juga merupakan sebuah jenis motif batik yang baru sehingga menimbulkan semangat tersendiri bagai para pembuat batik dalam membuat berbagai macam motif batik kontemporer ini. Proses pemberian warna pada kain batik Lesoeng ini merupakan jenis warna yang eksklusif karena menggunakan warna alam yang berasal dari daun dan juga dari pohon yang ada di wilayah tersebut. Menggunakan warna alam adalah salah satu hal yang membuat batik ini unik. Motif baju batik lesoeng ini pada umumnya memiliki warna yang dominan dengan warna merah, biru dan juga warna hijau. Berbagai warna ini menjadi pilihan karena berasal dari warna yang ada pada kesenian reog Ponorogo yang menggunakan warna yang berasal dari warna burung merak. Motif batik kontemporer ini memiliki keunikan tersendiri yaitu motif baju batik yang dihasilkan oleh para seniman batik ini tidak ada yang memiliki motif batik yang persis sama. Motif batik Lesoeng adalah motif batik yang merupakan gabungan antara teknik batik tulis dengan teknik batik lukis. Dengan menggunakan teknik yang tradisional ini, pada umumnya selembar kain batik lesoeng di produksi dalam waktu yang cukup lama. Waktu produksi kain batik ini yaitu diantara lima belas hingga tiga puluh hari untuk dapat membuat kain batik dengan jenis ini. Saat ini usaha pembuatan baju batik di daerah Ponorogo mulai berkurang yang disebabkan oleh banyak persoalan yang diantaranya adalah modal yang minim dan juga kurangnya promosi yang dilakukan untuk memperkenalkan motif batik khas milik mereka. Selain itu terjadi juga masalah klasik yang dihadapi di berbagai wilayah di jawa yaitu kurang nya generasi penerus usaha batik. Pada umumnya anak dari para seniman batik ini banyak yang lebih memilih bekerja di perusahaan yang ada di daerah mereka atau di luar daerah dibanding dengan membuat baju batik dengan canting.



Minggu, 20 Desember 2015

Batik Indah Tasikmalaya

Batik saat ini adalah sebuah kesenian yang telah berhasil menembus pasar dunia internasional. Motif batik yang dibuat oleh berbagai seniman batik di seluruh Indonesia ini telah memiliki jumlah yang sangat banyak. Namun berbagai macam dan juga ragam motif batik yang banyak tersebut jika dikelompokkan dapat  dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu motif batik keraton dan satunya adalah motif batik pesisir. Batik keraton sering juga disebut motif batik tradisional yang dalam pembuatan, pemakaian dan juga waktu penggunaan nya memiliki beberapa aturan khusus yang harus dipahami dan ditaati. Batik tradisional adalah asal muasal segala macam jenis baju batik yang saat ini ada dan beredar di masyarakat luas. Pemakaian batik saat ini sangat bebas dan dapat dipakai oleh semua kalangan dan yang membedakan hanyalah kualitas dan juga harga dari batik tersebut. Batik memang saat ini tercipta mulai dari harga yang sangat murah hingga yang sangat fantastis. Hal ini cukup berbeda dengan di zaman dahulu ketika batik merupakan sebuah lambang kedudukan seseorang di dalam masyarakat. Namun perkembangan batik yang pesat saat ini telah membuat batik sebagai busana miliki semua orang dan keindahan batik saat ini  tidak saja dinikmati oleh orang Indonesia saja namun telah ada dan dipakai oleh masyarakat dari berbagai bangsa. Salah satu motif batik dan juga industri batik yang cukup berkembang saat ini adalah batik Tasikmalaya. Seni pembuatan baju batik di daerah Tasikmalaya ini telah cukup besar dan pernah menjadi daerah yang menjadi pusat pembuatan baju batik di wilayah jawa Barat. Motif batik yang dibuat masyarakat Tasikmalaya ini jika diperhatikan hampir sama dengan batik garut. Namun dari kedua jenis batik ini akan terlihat perbedaan dari warna yang dipakai oleh batik Tasikmalaya yang jauh lebih cerah dan juga terang. Motif baju batik yang dibuat di Tasikmalaya ada yang menggunakan motif alam yang salah satunya tujuannya adalah untuk membuat alam terjaga kelestarian nya. Motif batik yang dibuat di daerah Tasikmalaya ini pada umumnya merupakan motif baju batik yang memiliki pakem yang telah ada secara turun temurun, namun hal ini tidak membatasi para seniman batik di daerah ini untuk menciptakan berbagai macam motif batik baru yang menyesuaikan dengan perkembangan mode dan juga sesuai dengan minat masyarakat luas.

Rabu, 16 Desember 2015

Pola Batik Riau

Motif baju batik yang berkembang di daerah Riau pada umumnya menggunakan motif batik yang memiliki bentuk garis pola yang berbentuk memanjang layaknya tabir yang terbentuk dari bagian atas ke bagian bawah dengan bentuk pola tekat yang memiliki makna agung. Motif batik dengan jenis ini sering disebut dengan motif batik Tabir Riau. Batik tersebut dalam bidang garis nya akan diberi bentuk motif yang khas dari daerah Riau yang pada umumnya banyak diambil dari bentuk sulaman tekat yang sangat indah dan juga cocok untuk dipakai dan dikembangkan sebagai motif baju batik. Motif baju batik dengan pola tabir pada umumnya dipakai pada hampir seluruh wilayah Riau. Motif batik yang berasal dari daerah Riau ini telah memiliki cukup banyak ragam jenisnya seperti motif batik Kuntum Mekar Tajuk Bersusun, motif batik Ikan Tamban, dan beragam motif batik lainnya telah mendapatkan pengakuan dan juga paten dari HAKI. Motif batik tabir ini pada umumnya menggunakan warna yang cerah pada motif nya seperti warna kuning, warna merah dan juga warna hijau. Jenis warna cerah adalah warna yang sangat disukai oleh masyarakat Riau sehingga jenis warna ini lah yang dipilih dalam pembuatan berbagai jenis dan ragam baju batik. Untuk teknik membuat batik di wilayah Riau ini, menggunakan teknik yang sama dengan para seniman batik yang berkarya di pulau Jawa. Namun untuk teknik pemberian warna pada motif batik, seniman daerah ini lebih banyak menggunakan teknik colet. Motif baju batik yang dibuat oleh seniman daerah ini menggunakan motif sulaman tekat dan teknik pembuatan batik seperti ini sudah cukup jarang ditemui dan juga teknik ini hampir punah. Hal ini disebabkan karena pembuatan batik di tanah Melayu belum sebesar industri baju batik yang ada di pulau Jawa. Bahan untuk kain batik yang dipakai adalah kain sutera dan dengan menggunakan motif batik timbul. Sementara itu motif batik Riau ini jika terkena cahaya akan memberikan efek yang cukup berbeda apabila kita buat dengan menggunakan kain sutera polos. Pembuatan kain batik yang memiliki ukuran panjang sampai empat meter pada umumnya membutuhkan waktu sekitar lima hari untuk semua proses pembuatan batik nya mulai dari pembuatan motif hingga tahap mengeringkan kain batik nya. Motif batik yang dibuat oleh masyarakat Riau ini pada umumnya dibuat dalam jumlah yang terbatas dan pada umumnya hanya dibuat dengan warna yang berbeda saja.

Rabu, 09 Desember 2015

Batik Beasan Cianjur

balareabatikjabar org
Seni pembuatan baju batik di daerah Cianjur ini telah dimulai sejak tahun 1920. Pada masa tersebut seni batik di daerah Cianjur ini dapat kita jumpai berada di daerah Bojogherang dan juga di daerah Sindanglaka yang terkenal dengan kain Poleng. Seniman batik di daerah ini seperti juga yang ada di daerah lain menggunakan berbagai macam bentuk indah dari alam yang ada di sekitar wilayah Cianjur ini. Daerah Cianjur ini menggunakan bentuk motif dan juga warna yang mencerminkan daerah pertanian, hal ini disebabkan cianjur yang terkenal dengan pertaniannya terutama beras. Salah satu motif batik daerah ini yang terkenal adalah motif batik beasan. Motif batik ini ini memperlihatkan hasil bumi dari daerah Cianjur ini yang berupa beras. Motif batik beasan ini merupakan kata yang berasal dari kata beas yang juga memiliki makna beras. Daerah Cianjur merupakan sebuah daerah penghasil beras dengan kualitas yang sangat baik yang sudah terkenal di seluruh Indonesia. Batik ini juga memiliki beberapa bentuk lain dalam motif batik nya seperti motif batik dengan bentuk kumpulan akar pohon, bentuk ornamen batang pohon, pola daun, bentuk pucuk bunga dan juga bentuk motif batik dengan pola bunga dan juga pola batik buah padi. Motif batik ini pada umumnya juga akan dibuat bersama dengan motif batik lain yang menggunakan unsur budaya dari masyarakat Cianjur ini, kemudian bentuk kesenian, alam dan juga lingkungan daerah Cirebon itu sendiri. Lingkungan Cirebon yang memiliki keindahan alam dengan hamparan sawah, sungai dengan alir yang mengalir dan juga berbagai bentuk pohon yang indah telah menjadikan motif batik Cirebon ini selain indah juga sangat unik. Motif batik beasan dari rakyat Cirebon ini telah berhasil mendapatkan hak paten nya pada tanggal dua oktober dua ribu sembilan dan telah menjadikan batik dari Indonesia ini menjadi bertambah dan juga beragam. Selain itu ada juga motif batik lain yang unik dari daerah ini dengan menggambarkan bentuk kuda kosong, bentuk motif gendang, dan juga motif batik kembang contreng dan berbagai macam motif batik lainnya. Motif batik ini dikenal sebagai motif batik cianjuran. Salah satu motif batik nya adalah motif batik kuda kosong yang memperlihatkan kuda yang menjadi tunggangan tokoh terkenal daerah Cianjur yaitu Aryawiratanudatar

Sabtu, 28 November 2015

Pembuatan Batik Sutra

Dalam pemberian warna pada kain batik sutra, batik yang diberi warna dengan teknik celup tutup atau pun menggunakan teknik pemberian warna colet tutup. Kain sutra adalah jenis kain yang cukup gampang menyerap warna sehingga warna yang dapat timbul pada permukaan kain memiliki kualitas yang sangat baik. Apalagi jika warna yang digunakan merupakan bahan warna alami yang akan membuat motif batik sutra tersebut akan tampak jauh lebih berkilap. Penggunaan bahan warna alam selain tampak lebih baik pada permukaan kain sutra juga dapat membuat kain tersebut lebih awet dan bertahan jauh lebih lama. Kain yang menggunakan bahan sutra memiliki bentuk anyaman tenun yang cukup rapat sehingga membuat benang yang ada pada kain tidak mudah berpindah dengan adanya tekanan atau ketika kain tersebut ditarik. Proses pembuatan baju batik ini ada yang dilalui dengan proses merendam dalam air, hal yang perlu dihindari adalah twist yang rendah dan tidak tinggi sehingga dapat terhindar dari proses kain mengerut ketika kain tersebut basah. Kain sutra ini tidak selamanya menggunakan kain sutra murni seluruhnya, ada juga kain sutra yang menggunakan benang jenis lain sehingga dalam proses pemberian warna pada batik perlu diketahui bahan dasar dari kain sutra tersebut sehingga tidak menimbulkan masalah ketika proses pemberian warna. Selanjutnya dalam pembuatan batik ada juga proses yang menggunakan teknik yang khusus karena malam pada kain sutra pada umumnya melekat lebih kuat. Beberapa cara yang umum dilakukan oleh para seniman batik untuk menghilangkan malam pada kain sutra pertama adalah dengan menggunakan air panas alkali. Cara yang kedua adalah menggunakan bensin. Malam yang ada pada kain sutra tersebut akan larut dengan mudah dan menjadikan kain bersih, namun cara ini sangat jarang digunakan karena risiko yang ada cukup tinggi dalam menimbulkan kebakaran. Cara ketiga adalah cara yang tidak terlalu berisiko karena kain sutra ini untuk menghilangkan malam nya dimasukkan dalam air yang diberi campuran bensin, minyak tanah, dan beberapa bahan lain sehingga mengurangi risiko kebakaran. Kain sutra ini banyak menjadi pilihan masyarakat banyak karena kain ini sangat nyaman dan menyesuaikan bentuk tubuh dari pemakainya dan membuat orang yang memakainya tampak lebih indah.