Batik saat ini sudah sangat dikenal sebagai busana yang menjadi ciri dan juga tradisi masyarakat Indonesia. Batik telah menjadi busana yang menjadi identitas bagi masyarakat Indonesia di dunia internasional, dan sangat banyak dari masyarakat luar negeri yang juga tertarik untuk membeli dan mengumpulkan koleksi berbagai macam motif batik yang asli Indonesia. Perkembangan batik menjadi sebuah busana yang tidak saja bersifat tradisional membuat baju batik saat ini banyak dipakai oleh kaum remaja dan juga anak-anak. Telah banyak kaum muda yang saat ini terlihat bangga memakai baju batik. Hal ini sangat dimungkinkan dengan munculnya berbagai macam desain dan juga model baju batik yang sangat indah dan juga modern yang membuat busana ini sangat cocok untuk dipakai dalam berbagai acara anak muda. Batik saat ini telah menjadi busana yang bisa dipakai untuk acara yang bersifat penting dan resmi dan selain itu dapat juga dipakai untuk acara harian seperti jalan-jalan atau kerja. Baju batik saat ini telah hampir dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia dengan berbagai macam harga yang beragam. Batik dapat kita jumpai dijual dengan harga yang sangat murah dan ada juga yang dijual dengan harga yang sangat mahal hingga jutaan rupiah. Pembuatan baju batik dengan teknik yang berbeda akan membuat harga yang berbeda pula karena teknik pembuatan sangat berpengaruh dengan kualitas dari kain batik tersebut.Selain itu setiap daerah di Indonesia memiliki motif dan juga ragam jenis pola batik yang berbeda pula, sehingga membuat motif batik sangat beragam dan hampir tiap hari saat ini dapat kita temui muncul berbagai macam motif batik yang baru dan indah. Motif batik yang baru ini bisa berasal dari pengembangan motif lama atau bisa merupakan ragam motif yang baru dibuat oleh para seniman batik di seluruh indonesia. Motif batik saat ini juga dapat menjadi identitas dari suatu daerah tertentu dan banyak motif batik yang mengangkat kebudayaan lokal sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Minggu, 06 September 2015
Kamis, 13 Agustus 2015
Motif Batik Tradisional
Motif batik tradisional yang diciptakan masyarakat Jawa pada zaman dahulu pada umumnya memiliki makna yang cukup dalam dan dapat kita jadikan sebagai petunjuk dalam menjalani kehidupan. Motif baju batik Sekar Jagad adalah salah satu motif batik tradisional yang memiliki motif batik cukup ramai dan juga menggunakan warna yang berbagai macam. Motif batik ini adalah motif baju batik yang sangat cocok bila dipakai oleh kaum wanita yang sangat modern dan menyukai baju batik dengan berbagai macam warna dalam pakaian yang ia pergunakan. Dasar dari motif batik Sekar Jagad adalah bentuk berbagai macam bunga dan juga tanaman yang terdapat di seluruh dunia yang dibentuk dan disusun dengan rapi dalam bentuk elips. Motif ini memiliki makna seperti kandungan warnanya yang sangat banyak yaitu memiliki makna ceria, kebahagiaan dan juga gembira. Motif baju batik ini cukup cocok untuk dipakai ketika menghadiri acara yang berupa syukuran karena dapat memperlihatkan kebahagiaan yang kita rasakan. Motif batik selanjutnya adalah motif batik parang. Dalam motif baju batik ini hal yang pertama kita rasakan dari bentuk motif ini adalah kesederhanaan. Motif baju batik ini dibuat pada permukaan kain putih yang kemudian motif baju batik ini dipenuhi dengan warna coklat dan juga krem. Motif baju batik ini tidak dibuat dengan menggunakan banyak hiasan sehingga memiliki kesan sangat sederhana. Motif parang ini adalah motif yang memiliki aturan dalam hal pemakaiannya karena selain motif ini memperlihatkan kesederhanaan dalam motif ini juga terdapat makna ketajaman dalam berpikir dan juga sifat kepemimpinan. Pada zaman dahulu ini adalah motif yang masuk dalam kategori motif batik larangan yang memiliki makna hanya boleh dipakai oleh Raja dan juga kerabat beserta pengikutnya. Motif batik parang ini dapat memiliki perbedaan dalam bentuk besar dan juga kecil dari motif batik nya. Hal ini akan memperlihatkan status dari pemakai baju batik parang tersebut dalam lingkungan kerajaan.
Selasa, 28 Juli 2015
Kejayaan Batik Laweyan
Batik yang ada di daerah Laweyan, Solo, Jawa Tengah telah ada dan juga berkembang bahkan sebelum abad ke lima belas masehi. Hal ini berlangsung ketika masa pemerintahan Sultan Hadiwijaya atau yang lebih dikenal dengan nama Joko Tingkir di Keraton Pajang. Pada waktu itu para pembuat baju batik telah mengembangkan berbagai macam baju batik tulis dengan berbagai macam zat warna alami. Kampung Laweyan telah dikenal sebagai kampung batik yang paling tua yang ada di Indonesia. Kampung batik Laweyan hingga saat ini masih ada dan telah berkembang dengan sangat baik pula. Kebutuhan akan baju batik yang cukup tinggi membuat banyak para pembuat baju batik mulai mengubah proses pembuatan batik mereka dari batik tulis ke batik cap. Hal ini juga terjadi di kampung batik Laweyan, industri batik di wilayah ini mengalami masa puncak kejayaan mereka pada sekitar tahun 1900an yang ditandai dengan adanya pergerakan Serikat Dagang Islam yang dipimpin oleh KH Samanhudi. Proses pembuatan baju batik cap yang lebih mudah dan juga lebih cepat membuat batik dapat lebih diterima dengan cepat oleh masyarakat apalagi dengan harga yang lebih murah dibanding dengan batik tulis. Batik cap menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin batik berkualitas dengan harga yang tidak terlalu mahal. Pada masa kejayaan kampung batik Laweyan ada seorang pengusaha batik yang bernama Tjokrosoemarto. Beliau adalah seorang pengusaha yang sangat sukses dalam hal batik. Pada waktu itu beliau memiliki industri baju batik yang paling besar dengan penjualan yang sangat tinggi. Industri baju batik yang dimiliki oleh beliau ini didukung oleh para pembuat baju batik dari berbagai daerah yang ada di pulau Jawa. Batik yang dibuat oleh beliau tidak hanya dipasarkan di dalam negeri tetapi telah berhasil menjual batik berbagai negara. Beliau adalah seorang yang pertama kali melakukan ekspor batik dari Indonesia. Selain bapak Tjokrosoemarto masih banyak lagi para pengusaha batik sukses yang ada di kampung batik Laweyan ini hal ini dapat terlihat dari berbagai macam bangunan rumah kuno yang memiliki bentuk arsitektur jawa dan juga eropa yang dapat kita jumpai di berbagai bagian di kampung batik Laweyan ini.
Jumat, 10 Juli 2015
Tradisi Batik Tulis Yogyakarta
Batik yang berasal dari Yogyakarta pada umumnya merupakan baju
batik yang menggunakan motif batik tradisional. Banyak dari pembuat baju batik
di wilayah Yogyakarta ini yang juga melakukan pengembangan dalam motif
batik yang mereka buat dan pada akhirnya membuat sebuah motif batik yang baru.
Pengembangan motif batik dan juga penciptaan motif baju batik telah terjadi di
berbagai daerah dan hal ini menjadi sebuah tambahan nilai baik bagi
perkembangan baju batik di tanah air. Kota Solo dan Yogyakarta dapat
disebut sebagai pusat dan juga asal mula perkembangan batik yang ada di
Indonesia saat ini. Walaupun pada mulanya Keraton Solo dan Yogyakarta
berasal dari kerajaan yang sama namun dalam pembuatan baju batik yang dipakai
oleh Raja dan juga para pengikutnya telah ada perbedaan dan juga memiliki ciri
yang unik yang menjadikan batik masing-masing daerah unik dan indah. Perbedaan
yang timbul dari kedua batik tersebut dapat berasal dari warna batik yang
sering dipakai, pola dan juga motif baju batik yang sering dipakai, serta makna
yang ada dalam setiap motif batik yang ada di dalam makna motif batik tersebut.
Batik Yogyakarta masih banyak yang menggunakan pembuatan batik dengan
teknik tulis dan dikerjakan sepenuhnya dengan menggunakan tangan manusia.
Dengan begini maka tidak heran batik yang berasal dari Yogyakarta pada
umumnya memiliki harga yang cukup mahal.Beberapa ciri yang dapat terlihat dari
batik yang dibuat oleh seniman batik Yogyakarta diantaranya adalah
batik yang mereka buat lebih dominan menggunakan warna dengan jenis putih,
kemudian warna hitam dan juga warna coklat. Motif batik yang digambar pada
permukaan kain pada umumnya memperlihatkan bentuk burung, kemudian binatang
lain juga dan ada juga bentuk manusia. Dalam motif batik Yogyakarta
pada umumnya memiliki makna yang cukup dalam dan dapat dijadikan pelajaran
hidup. Makna ini dapat kita lihat dalam setiap lekuk dan bentuk motif batik
yang ada di kota ini.
Senin, 15 Juni 2015
Batik Dan Wisata Yogyakarta
Kota
Yogyakarta adalah sebuah kota yang memiliki berbagai macam lokasi yang layak
kita datangi untuk berwisata. Lokasi wisata wajib di kota ini adalah jalan
Malioboro, taman sari dan juga mengunjungi beberapa candi yang berdiri megah di
dekat kota ini seperti candi Borobudur dan juga candi Prambanan. Selain
menyegarkan mata dengan berbagai pemandangan menarik dari berbagai macam
pemandangan yang indah di berbagai tempat wisata ini, kota Yogyakarta juga
menawarkan banyak ragam wisata kuliner yang pasti akan membuat lidah anda
bergoyang. Kuliner kota ini yang sudah sangat terkenal ke berbagai penjuru
negeri adalah gudeg. Makanan ini adalah hal yang wajib kita makan jika
berkunjung ke kota ini. Walaupun untuk sebagian orang, rasa gudeg ini terlalu
manis, tetapi jika tidak pernah makan gudeg di kota ini maka kunjungan anda
tidak akan terasa lengkap. Selain gudeg masih masih banyak lagi makanan yang
harus anda cicipi seperti bakpia. Makanan ini merupakan kue yang berbentuk
bulat pipih yang biasa di bawa sebagai buah tangan dan juga oleh oleh untuk
sanak saudara. Saat ini bakpia telah berkembang dari rasa aslinya yang hanya
kacang hijau menjadi berbagai macam rasa mulai dari coklat, keju, kumbu hitam
dan berbagai rasa lainnya. Selain itu para wisatawan juga harus mengunjungi
berbagai toko yang menjual baju batik yang ada di kota ini. Kota ini merupakan
tempat asal mula batik dan merupakan kota yang juga disebut sebagai kota
batik. Berbagai macam baju batik dengan berbagai macam model dapat kita jumpai
di kota ini. Sehingga baju batik adalah salah satu hal yang harus kita beli di
kota ini. Baju batik saat ini telah menjadi busana yang sering dipakai dalam
berbagai macam acara sehingga penjualan baju batik di kota ini juga mengalami
peningkatan yang cukup baik.
Kamis, 04 Juni 2015
Motif Batik Modern
Motif baju batik saat ini banyak yang sudah tidak lagi menggambarkan bentuk alam dan juga lingkungan sekitar dari para seniman batik tersebut. Sesuai dengan perkembangan zaman motif baju batik yang dibuat oleh para seniman batik ini juga mulai mengalami perubahan dari segi bentuk dan juga pemilihan motif yang akan dipakai sebagai motif baju batik. Motif baju batik yang baru yang dibuat oleh para seniman saat ini banyak yang menggunakan gaya bebas dan terbebas dari segala macam aturan dan juga pakem yang berlaku dalam membuat motif batik. Dengan kebebasan yang dijalani oleh para seniman baju batik saat ini banyak sudah tercipta berbagai macam motif baju batik dengan desain yang baru dan juga bentuk yang mungkin tidak kita kira. Motif batik yang banyak dibuat pada beberapa tahun terakhir ini pada umumnya banyak yang membuat motif baju batik dengan bentuk yang abstrak dengan banyak permainan warna yang indah dan sedap untuk dipandang. Proses pembuatan baju batik dengan motif modern ini masih menggunakan teknik pembuatan baju batik yang baik dan benar, banyak diantaranya menggunakan teknik batik tulis, teknik batik cap dan juga teknik colet yang menggunakan kuas untuk memberi warna pada beberapa bagian tertentu pada permukaan kain batik. Motif batik modern ini banyak yang juga menggunakan berbagai bentuk bentuk seperti bentuk segitiga, bentuk kotak dan juga bentuk yang memiliki banyak sisi. Para seniman baju batik ini juga sering membuat dua motif menjadi satu seperti menggabungkan motif baju batik tradisional dengan motif batik modern. Tujuan dari gabungan motif ini adalah untuk memperkaya jenis motif batik dan juga membuat lebih banyak orang untuk tertarik memakai baju batik dalam kegiatan yang mereka jalani.
Jumat, 15 Mei 2015
Kota Batik Di Indonesia
Batik telah menjadi sebuah hal yang banyak ditemui di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Berbagai daerah telah menjadi pusat pembuatan baju batik yang ada di Indonesia, yang di antaranya adalah dua kota yang sudah terkenal di Indonesia sebagai kota tempat asal mula batik yaitu kota Solo dan juga kota Yogyakarta. Kota lain yang saat ini juga sangat terkenal dengan produksi pembuatan baju batik yang dilakukan oleh sebagian besar penduduknya adalah kota Pekalongan. Kota ini merupakan salah satu kota yang terletak di daerah pesisir pantai Jawa Tengah. Kota ini memiliki banyak pembuat dan juga seniman batik yang memiliki tingkat kreatifitas yang sangat tinggi dan juga sangat inovatif dalam membuat berbagai jenis model baju batik baru. Selain model baju batik yang selalu terbaru, para seniman batik di kota Pekalongan ini juga banyak membuat motif batik modern yang digabungkan dengan berbagai macam motif batik tradisional. Pemakaian warna yang cerah dan motif yang indah dan tidak monoton membuat baju batik dan kain batik yang di produksi oleh masyarakat Pekalongan ini sangat laris di pasar. Saat ini hampir sebagian besar baju batik yang beredar di pasar batik adalah baju batik yang di produksi oleh masyarakat Pekalongan. Selain kota Pekalongan kita juga dapat menuju ke daerah lain untuk melihat batik yang di produksi oleh daerah Jawa Barat yaitu batik yang berasal dari daerah Cirebon. Kota Cirebon adalah sebuah kota yang berada di bagian pesisir utara dari daerah Jawa barat. Batik yang dibuat oleh masyarakat Cirebon ini dikenal dengan sebutan Kencana Ungu. Yaitu kain batik yang dibuat di atas kain tenun yang memiliki kualitas paling baik. Budaya Cina merupakan salah satu budaya yang memiliki pengaruh yang cukup kuat di wilayah kota Cirebon ini sehingga motif batik yang dibuat oleh para pembuat baju batik di Cirebon ini banyak mendapatkan pengaruh dari budaya Cina. Pengaruh budaya ini dapat terlihat dalam bentuk motif yang menguasai batik Cirebon yaitu bentuk motif harimau, naga, gajah dan juga motif dengan bentuk Singa.
Langganan:
Postingan (Atom)